A. PENGERTIAN BILANGAN KUANTUM Bilangan Kuantum adalah suatu harga yang menyatakan keadaan orbital suatu atom.
Bilangan kuantum menentukan tingkat energi utama atau jarak dari inti, bentuk orbital, orientasi orbital, dan spin elektron. Setiap sistem kuantum dapat memiliki satu atau lebih bilangan kuantum.
B. Macam-macam Bilangan Kuantum
1. Bilangan Kuantum Utama / Principal (n) adalah suatu harga yang menyatakan tingkat energi / kulit atom.
2. Bilangan Kuantum Azimuth / Orbital ( l ) adalah suatu harga yang menyatakan sub-kulit atom dan bentuk geometri orbital. Nilai l yang diperbolehkan adalah bilangan bulat dari 0 hingga n − 1.
p = 2-1 = 1
d = 3-1 = 2
f = 4 -1 = 3
3. Bilangan Kuantum Magnetik ( ml ) adalah suatu harga yang menyatakan banyak dan posisi atau orientasi orbital. Nilai ml yang diperbolehkan adalah bilangan bulat dari −l hingga +l.
4. Bilangan Kuantum Spin ( m ) suatu harga yang menyatakan kedudukan dan arah rotasi elekron pada suatu orbital. Bilangan kuantum spin hanya digunakan untuk menentukan perbedaan elektron pada orbital.
C. . Contoh Soal Bilangan Kuantum
Tentukan konfigurasi elektron dan diagram elektron dari atom unsur dan ion monoatomik berikut.
a. 27Co
Pembahasan
27Co: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d7 atau [Ar] 4s2 3d7
D. Diagram orbital
Diagram orbital menggambarkan urutan konfigurasi elektron dalam setiap kulit atom.
Konfigurasi elekron yaitu penyusunan elektron-elektron dalam orbital-orbital pada kulit-kulit atom multi elektron. konfigurasi elektron berdasarkan orbital, antara lain :
1.Asas Aufbau: Elektron menempati orbital-orbital dimulai dari tingkat energi yang terendah, dimulai dari 1s, 2s, 2p, dan seterusnya seperti urutan subkulit yang terlihat pada gambar
2. Aturan Hund : Pengisian elektron pada orbital yang satu sub-kulit, mula-mula elektron mengisi satu di tiap orbital, baru kemudian berpasangan.
3. Larangan Pauli : Tidak ada dua elektron dalam satu atom yang memiliki keempat bilanga kuantum yang sama.
E. . Bentuk Orbital
Bentuk Orbital bergantung pada harga bilangan kuanntum azimuth (l) dan setiap nilai l memiliki bentuk orbital berbeda.
Orbital Atom menggambarkan perilaku elektron pada suatu atom sebagai partikel gelombang. Orbital atom mempunyai tiga buah sumbu, yaitu sumbu x, y, z dan kemungkinan terbesar ditemukannya elektron terdapat pada titik pertemuannya yang disebut Daerah orbital.
al bergantung pada harga bilangan kuanntum azimuth (l) dan setiap nilai l memiliki bentuk orbital berbeda.
Orbital Atom menggambarkan perilaku elektron pada suatu atom sebagai partikel gelombang.
a.Orbital s
Orbital s adalah orbital dengan l = 0 berbentuk bola dengan inti atom pada bagian tengah. Oleh karena bola hanya memiliki satu orientasi, semua orbital s hanya memiliki satu nilai ml, yaitu ml = 0. Orbital 1s memiliki densitas (kerapatan) elektron tertinggi pada bagian inti atom dan kemudian densitas semakin menurun perlahan-lahan setelah menjauh dari inti atom.
b.Orbital p
Orbital p adalah orbital dengan l = 1 berbentuk seperti balon terpilin dengan dua cuping. Kedua cuping terletak pada dua sisi inti atom yang saling bersebrangan. Inti atom terletak pada bidang simpul orbital p, yakni di antara dua cuping yang masing-masing memiliki densitas elektron tinggi.
c. Orbital d
Orbital d adalah orbital dengan l = 2. Orbital d memiliki lima jenis orientasi, sebagaimana terdapat lima nilai ml yang mungkin, yaitu −2, −1, 0, +1, atau +2. Empat dari lima orbital d, antara lain dxy, dxz dyz, dan dx2−y2, memiliki empat cuping seperti bentuk daun semanggi.
d. Orbital f
Orbital f adalah orbital dengan l = 3. Orbital f memiliki tujuh jenis orientasi, sebagaimana terdapat tujuh nilai ml yang mungkin (2l + 1 = 7). Ketujuh orbital f memiliki bentuk yang kompleks dengan beberapa cuping.











Mantaaaappp...bang Riduan...warbiyasaaah
BalasHapusWaw
BalasHapussangat bermanfaat bg
BalasHapusMakasih kk
HapusMantoelll
BalasHapusSip boyyy
Hapuspembahasannya bagus :)
BalasHapusMantap bng
BalasHapusbaguss
BalasHapusThanks bg, sangat membantu dan bermanfaat:)
BalasHapus