Selasa, 24 September 2019

        Ikatan dan Unsur Kimia
A.Klasifikasi Ikatan

 Ikatan kimia adalah ikatan yang terbentuk antar atom atau antar molekul dengan cara :
a. Atom yang satu melepaskan elektron, sedangakan atom yang lain menerima elektron (serah terima elektron)
b. Penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari masing-masing atom yang berikatan
c. Penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari salah satu atom yang berikatan
Tujuan pembentukan ikatan kimia adalah guna terjadi pencapaian kestabilan suatu unsur. Kestabilan unsur terjadi apabila suatu unsur mengikuti aturan oktet. Aturan Oktet adalah kecenderungan unsur-unsur untuk menjadikan konfigurasi elektronnnya sama seperti gas mulia.
1. Ikatan Ion
Ikatan ion (elektrovalen), adalah ikatan yang terbentuk akibat adanya perpindahan (serah-terima) elektron dari satu unsur ke unsur yang lain.
“Ikatan yang terbentuk apabila unsur logam melepas elektron dan diikuti dengan unsur nonlogam yang menerima elektron”
Dengan kata lain, satu memberi dan satu menerima

2. Ikatan Kovalen

Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi karena pemakaian pasangan elektron secara bersama oleh dua atom yang berikatan.sehingga   kedua orbial tersebut saling tumpang-tindih (overlap) sehingga sebuah pasangan elektron terbentuk, kemudian dipakai secara bersama oleh kedua atom.
“ikatan yang terbentuk akibat adanya pemakaian elektrom bersama-sama antara unsur non logam”
          Dengan kata lain, sama-sama memberi dan menerima

3. Ikatan Logam
Ikatan logam adalah ikatan yang terbentuk akibat adanya gara tarik menarik yang terjadi antara muatan pisitif dari ion-ion logam dengan muatan negatif dari elektron-elektron yang bebas bergerak. Atom-atom logam dapat diibaratkan bola ping-pong yang terjejal rapat satu sama lain. Atom logam mempunyai sedikit elektron valensi, sehingga sangat mudah untuk dilepaskan dan membentuk ion logam.

B. Faktor Geometri

1. Jari jari atomik dan ionik

a. Jari jari atom

Jari-jari atom adalah jarak dari inti atom ke batas awan elektronnyaDengan kata lain, itu adalah jarak dari nukleus ke elektron terjauh yang dimiliki atom itu.
b. Jari jari ion

 Jari-jari ion adalah jari-jari ion atom. Ion tidak bisa hidup sendiri. Jika ion bermuatan positif, ion ini akan bereaksi dengan ion bermuatan negatif (atau sebaliknya) dan menjadi senyawa netral stabil. Senyawa ini disebut senyawa ion karena terbuat dari komponen ion. Senyawa ion terdiri dari kation dan anion .
2. Entalpi Kisi

 Ketika ion dalam keadaan gas bereaksi satu dengan yang lainnya membentuk senyawa kemudian melepaskan entalpi atau mengubah nilai entalpi, itulah disebut entalpi kisi.
Contoh:
Prmbentukan NACLl tersusun atas( Na+(g)+Cl-(g)⇔NaCI(s)
3. Tetapan Madelung

 Energi potensial Coulomb total antar ion dalam  senyawa ionik yang terdiri atas ion A dan B adalah penjumlahan energi potensial Coulomb interaksi ion individual, Vab.  Karena lokasi ion-ion dalam kisi kristal ditentukan oleh tipe struktur, potensial Coulomb total antar ion dihitung dengan menentukan jarak antar ion d. A adalah tetapan Madelung  yang khas untuk tiap struktur kristal
4. Struktur Kristal Logam

Ikatan antar teras atom orbital atom yang terisi penuh elektron bersama sama inti atom yang dikelilingi oleh elektron elektron bebas
contoh :

Body Centered Cubic (BCC)
Unit struktur BCC sesuai namanya berbentuk bentuk kubus dimana terdapat atom-atom disetiap pojoknya dan satu berada ditengah. Pada temperatur dibawah 1333OF (723OC) struktur kristal besi berupa BCC dan dinamakan besi alpha atau ferrite. Logam lain yang mempunyai struktur seperti ini, yaitu : chromium, colombium, barium, vanadium, molybdenum dan tungsten.
Face Centered Cubic (FCC)
Atom-atom kalsium, aluminium, tembaga, timbal, nickel, emas dan platina membentuk suatu struktur kristal dengan sebuah atom ditiap-tiap pojok kubus dan satu ditengah disetiap sisi kubus.
Hexagonal Closed Packed (HCP)
Struktur HCP banyak ditemukan pada kebanyakan logam seperti berilium, seng, kobalt, titanium, magnesium, dan cadmium

 5. Kristal Ionik

Kristal ionik terbentuk karena adanya gaya tarik antara ion bermuatan positif dan negatif. Umumnya, kristal ionik memiliki titik leleh tinggi dan hantaran listrik yang rendah. Contoh dari kristal ionik adalah NaCl.
6. Aturan Jari jari

Anion membentuk koordinasi polihedral disekeliling kation. jari jari rX adalah separuh sisi polihedral dan jarak kation di pusat polihedral ke sudut polihedral merupakan jumlah jari jari kation dan anion rx+rm

C. Faktor Elektronik

1. Muatan Inti Efektif

 Karena muatan positif inti biasanya sedikit banyak dilawan oleh muatan negatif elektron dalam (dibawah elektron valensi), muatan inti yang dirasakan oleh elektron valensi suatu atom dengan nomor atom Z akan lebih kecil dari muatan inti, Ze. Penurunan ini diungkapkan dengan konstanta perisai σ, dan muatan inti netto disebut dengan muatan inti efektif,
Zeff. Zeff = Z – σ
Muatan inti efektif bervariasi mengikuti variasi orbital dan jarak dari inti.

2. Energi Ionisasi


 Energi ionisasi adalah energi minimum yang diperlukan untuk melepaskan satu elektron dari suatu atom dalam keadaan dasar (berada dalam wujud gas). Energi ionisasi sangat dipengaruhi oleh jari-jari atom. Jika jari-jarinya pendek maka energi ionisasinya besar, dan sebaliknya jika jari-jarinya panjang, maka energi ionisasinya kecil.
3. Afinitas Elektron

 Setiap atom memiliki sifat dapat melepas dan menerima elektron. Ketika melepaskan elektron, atom-atom dalam periodik unsur tidak memerlukan energi. Namun sebaliknya, ketika mereka menerima elektron mereka memerlukan energi.


4. Ke-elektronegatifan
a. Pauling pertama kali mengajukan[2] konsep elektronegativitas pada tahun 1932 sebagai penjelasan dari fenomena lebih kuatnya ikatan kovalen antar dua atom berbeda (A–B) dari yang diperkirakan dengan mengambil kekuatan rata-rata ikatan A–A dan B–B.
b. Mulliken mengajukan bahwa purata
aritmetik dari energi ionisasi pertama dan afinitas elektron haruslah adalah sebuah perhitungan dari kecenderungan sebuah atom menarik elektron-elektron.[6][7] Karena definisi ini tidak bergantung pada skala relatif sembarang, ia juga disebut sebagai elektronegativitas relatif,[8] dengan satuan kilojoule per mol atau elektronvolt.
Namun biasanya kita menggunakan transformasi linear untuk melakukan transformasi nilai absolut tersebut menjadi nilai yang lebih mirip dengan nilai Pauling. Untuk energi inonisasi dan afinitas elektron dalam elektronvolt,[9]
c. Allred dan Rochow beranggapan[10] bahwa elektronegativitas haruslah berhubungan dengan muatan sebuah elektron pada "permukaan" sebuah atom: semakin tinggi muatan per satuan luas permukaan atom, semakin besar kecenderungan atom tersebut untuk menarik elektron-elektron.
5. Orbital Molekul

Dalam pembentukan molekul, orbital atom bertumpang tindih menghasilkan orbital molekul yakni fungsi gelombang elektron dalam molekul.
Syarat pembentukan orbital molekul ikatan:
(1) Cuping orbital atom penyusunnya cocok untuk tumpang tindih.
(2) Tanda positif atau negatif cuping yang bertumpang tindih sama.
(3) Tingkat energi orbital-orbital atomnya dekat.

Kesimpulan:x

Sumber :

https://www.softilmu.com/2015/11/Pengertian-Jenis-Macam-Ikatan-Kimia-Adalah.html
https://perbedaan.budisma.net/perbedaan-jari-jari-atom-dan-jari-jari-ion.html

Senin, 09 September 2019

SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN
              Oleh: Riduan Rusnanda

Kehiduapan manusia di bumi ditinjau dari sumberdaya alam yang telah di sediakan oleh sang Ilahi agar dapat diolah serta memberi nilai manfaat bagi penikmatnya. Alam pada dasarnya telah menyediakan kebutuhan manusia baik kebutuhan biotik dan abiotik sehingga manusia tidak bisa lepas dari alam dan lingkungan hidupnya. Kelangsungan hiduap manusia tergantung pada kelestarian lingkungan begitupula sebaliknya, kelestarian lingkungan itu bergantung pada aktifitas yang di lakukan manusia terhadap lingkungannya. Melestarikan lingkungan itu sangatlah penting karena bila kita bisa melestarikan lingkungan maka kita juga bisa melestarikan sumberdaya alam yang kita miliki. Namun lingkungan juga bisa berubah dikarenakan aktivitas manusia yang ingin memenuhi kebutuhan hidupnya dangan memanfaatkan sumberdaya yang telah di sediakan alam secara tidak baik. Lingkungan akan bagus dan terjaga apabila manusia bisa mengelola atau memanfaatkan sumberdaya dengan baik, di Indonesia ini banyak sekali potensi sumberdaya yang dapat dikolala dan dapat di manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, menurut Slamet Riadi Darmojo tahun 1991/1992 mendifinisikan bahwa SDA ialah segala yang terkandung dalam biosper, sebagai energi potensial baik yang tersimpan dalam tanah, air, dan udara.
Herman Haerusman menyatakan bahwa SDA adalah segala sesuatu yang ada di sekeliling manusia yang bukan di buat oleh manusia dan yang terdapat di dalam bumi baik itu berada dalam tanah, air dan udara, seperti ruang, mineral, gas bumi, angin,panas dan lain lain, yang mana dapat bermanfaat bagi manusia. Bangsa Indonesia terkenal dengan kekayan alam yang melimpah namun bangsa kita masih mengalami kendala yaitu tidak mampu mengelola dengan baik SDA di karenakan kurangnya iptek yang menyebabkan penyalahan dalam pengelola SDA dan akhirnya SDA Indonesia banyak di ambil alih negara lain, karena pada dasarnya manusia itu suka yang instan dan sifat konsumennya itu tinggi, sehausnya kita bangsa yang kaya bisa bersaing untuk memajukan sumber daya alamnya yang melimpah, walaupun alam kita kaya tapi kita masih bergantung dan tidak bisa mengendalikn kekanyaannya sampai kapan pun bangsa kita tidak akan maju dan bisa bersaing menunjukkan ke pada bangsa lain bahwa kita bisa lebih maju dari mereka.
Keadaan alam di Indonesia sekarang sangat memprihatinkan akhir-akhir ini seringa terjadi kerusakan-kerusakan yang di sebabkan oleh tangan manusia ternyata hal ini sudah  disebutkan dalam kitab suci Al-quran (surah ar-rum 30:41) yang mempunayai arti: "Telah tampak kerusakan di darat dan dilaut di sebabkan karena perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagai dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan yang benar". Salah satu contoh penomena kerusakan yang telah tampak ialah khusunya di provinsi Kalimantan Barat ,terjadi kabut asap yang melanda beberapa titik kota/kabupaen sehingga hal tersebut sangat merugulikan dan memberi dampak yang tidak baik bagi lingkungan. Kabut asap yang melanda dapat menyebabkan herbagai penyakit salah satunya radang pada saluran pernapasan selain itu sumber daya hayati yang ada di hutan juga akan mati serta floura dan fauna akan habis terbakar menyebabkan menurunnya jumlah sumberdaya yang ada di wiliyah tersebut, kita ketahu bahwasanya pulau kaiamantan adalah salah satu pulau yang dinobatkan sebagai paru paru dunia dikarnakan banyanya pepohonan yang tumbuh serta jenis makhluk hidupnya yang kaya sehinagga dikenal dengan nama pulau borneo,
Saat ini muncul isu yang menyatakan bahwa pusat ibukota akan di pindahkan ke pulau Kalimantan. Mengenai hal tersebut pasti akan menimbulkan dampak negatif dan positif dalam pembangunan infrastrukturnya,hutan yang semulanya luas akan diganti dengan bangunan-bungunan yang akan mengisi permukaan alam Kalimantan, dan pada akhirnya mengurangi jumlah keanekaragamana hayati yang ada di pulau Kalimantan.
Sehrusnya kita bisa menjaga dan mengelola SDA yang ada demi terciptanya lingkungan yang berkualitas tinggi, dan menjadi salah satu bangsa yang mandiri dengan kualitas anak bangsa yang mamadai, mari maju bangsaku.



Sabtu, 07 September 2019

Bilangan kuantum

                       Kimia anorganik
      A. PENGERTIAN BILANGAN KUANTUM Bilangan Kuantum adalah suatu harga yang menyatakan keadaan orbital suatu atom.
Bilangan kuantum menentukan tingkat energi utama atau jarak dari inti, bentuk orbital, orientasi orbital, dan spin elektron. Setiap sistem kuantum dapat memiliki satu atau lebih bilangan kuantum.

 B. Macam-macam Bilangan Kuantum

1. Bilangan Kuantum Utama / Principal (n) adalah suatu harga yang menyatakan tingkat energi / kulit atom.
                                             
2. Bilangan Kuantum Azimuth / Orbital ( l ) adalah suatu harga yang menyatakan sub-kulit atom dan bentuk geometri orbital. Nilai l yang diperbolehkan adalah bilangan bulat dari 0 hingga n − 1.
                
rumus( l = n - 1 )  s  = 1- 1 = 0
                               p  = 2-1 = 1
                               d  = 3-1 = 2
                               f   = 4 -1 = 3
3. Bilangan Kuantum Magnetik ( ml ) adalah suatu harga yang menyatakan banyak dan posisi atau orientasi orbital. Nilai ml yang diperbolehkan adalah bilangan bulat dari −l hingga +l.

4. Bilangan Kuantum Spin ( m ) suatu harga yang menyatakan kedudukan dan arah rotasi elekron pada suatu orbital. Bilangan kuantum spin hanya digunakan untuk menentukan perbedaan elektron pada orbital.

C. . Contoh Soal Bilangan Kuantum
   Tentukan konfigurasi elektron dan diagram elektron dari atom unsur dan ion monoatomik berikut.
a. 27Co
     Pembahasan
 27Co: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d7 atau [Ar] 4s2 3d7

D. Diagram orbital
     Diagram  orbital menggambarkan urutan konfigurasi elektron dalam setiap kulit atom.
 Konfigurasi elekron yaitu penyusunan elektron-elektron dalam orbital-orbital pada kulit-kulit atom multi elektron.   konfigurasi elektron berdasarkan orbital, antara lain :
1.Asas Aufbau: Elektron menempati orbital-orbital dimulai dari tingkat energi yang terendah, dimulai dari 1s, 2s, 2p, dan seterusnya seperti urutan subkulit yang terlihat pada gambar

2. Aturan Hund : Pengisian elektron pada orbital yang satu sub-kulit, mula-mula elektron mengisi satu di tiap orbital, baru kemudian berpasangan.

3. Larangan Pauli : Tidak ada dua elektron dalam satu atom yang memiliki              keempat bilanga kuantum yang sama.

E. . Bentuk Orbital
Bentuk Orbital bergantung pada harga bilangan kuanntum azimuth (l) dan setiap nilai l memiliki bentuk orbital berbeda.
Orbital Atom  menggambarkan perilaku elektron pada suatu atom sebagai partikel gelombang. Orbital atom mempunyai tiga buah sumbu, yaitu sumbu x, y, z dan kemungkinan terbesar ditemukannya elektron terdapat pada titik pertemuannya yang disebut Daerah orbital.
al bergantung pada harga bilangan kuanntum azimuth (l) dan setiap nilai l memiliki bentuk orbital berbeda.
Orbital Atom  menggambarkan perilaku elektron pada suatu atom sebagai partikel gelombang.

a.Orbital s

Orbital s adalah orbital dengan l = 0 berbentuk bola dengan inti atom pada bagian tengah. Oleh karena bola hanya memiliki satu orientasi, semua orbital s hanya memiliki satu nilai ml, yaitu ml = 0. Orbital 1s memiliki densitas (kerapatan) elektron tertinggi pada bagian inti atom dan kemudian densitas semakin menurun perlahan-lahan setelah menjauh dari inti atom.

 b.Orbital p

Orbital p adalah orbital dengan l = 1 berbentuk seperti balon terpilin dengan dua cuping. Kedua cuping terletak pada dua sisi inti atom yang saling bersebrangan. Inti atom terletak pada bidang simpul orbital p, yakni di antara dua cuping yang masing-masing memiliki densitas elektron tinggi.

c. Orbital d
Orbital d adalah orbital dengan l = 2. Orbital d memiliki lima jenis orientasi, sebagaimana terdapat lima nilai ml yang mungkin, yaitu −2, −1, 0, +1, atau +2. Empat dari lima orbital d, antara lain dxy, dxz dyz, dan dx2−y2, memiliki empat cuping seperti bentuk daun semanggi.

d. Orbital f

Orbital f adalah orbital dengan l = 3. Orbital f memiliki tujuh jenis orientasi, sebagaimana terdapat tujuh nilai ml yang mungkin (2l + 1 = 7). Ketujuh orbital f memiliki bentuk yang kompleks dengan beberapa cuping.

Senin, 02 September 2019

ILMU KIMIA DAN ATOM

ILMU KIMIA
Pengertian Ilmu Kimia --Ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari tentang peristiwa atau fenomena yang terjadi dialam, lebih spesifiknya lagi mempelajari tentang materi dan perubahan yang menyertainya.
Ilmu kimia memiliki banyak cabang-cabang ilmu diantaranya adalah ilmu kimia analitik, ilmu kimia organik, ilmu kimia anorganik, ilmu biokimia, dan kimia nuklir.
Kimia analitik adalah analisis cuplikan bahan untuk memperoleh pemahaman tentang susunan kimia dan strukturnya.
Kimia organik mengkaji struktur, sifat, komposisi, mekanisme, dan reaksi senyawa organik. Suatu senyawa organik didefinisikan sebagai segala senyawa yang berdasarkan rantai karbon.
Kimia anorganik mengkaji sifat-sifat dan reaksi senyawa anorganik.
Biokimia mempelajari senyawa kimia, reaksi kimia, dan interaksi kimia yang terjadi dalam organisme hidup.
Kimia nuklir mengkaji bagaimana partikel subatom bergabung dan membentuk inti. Transmutasi modern adalah bagian terbesar dari kimia nuklir dan tabel nuklida merupakan hasil sekaligus perangkat untuk bidang ini.

STRUKTUR ATOM
Struktur atom – merupakan satuan terkecil dalam materi baik itu berupa benda cair, padat, dan gas. Atom yang ada menjadi bahan dasar pembentuk materi-materi yang ada sampai kepada bentuk yang dapat kita rasakan. Seperti air, kayu, handphone, dan bentuk-bentuk materi yang kasat mata misalnya gas, angin.
Dalam pembagiannya striktur atom terdiri atas 3 inti materi yang memiliki fungsi dan tungasnya tersendiri. Yaitu proton, elektron, dan neutron. Proton dan Neutron berada dalam inti atom. Sedangkan, elektron berputar mengelilingi inti atom berupa proton dan neutron.
Perlu diketahui bahwasanya Proton merupakan struktur atom yang bermuatan positif (+). Neutron merupakan struktur atum yang bermuatan netral. Dan elektron merupakan struktur aton yang bermuatan negatif (-). Sehingga, dalam struktur atom yang berada dalam sistem periodik unsur yang kita ketahui dipengaruhi oleh daya tarik menarik antara elektron dan proton dalam inti atom.

TEORI ATOM
1. Teori atom John Dalton

Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi.
Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda.
Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen.
Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
2. Teori Atom J.J Thomson

Secara sederhana model atom thomson dapat analogikan sebagai jambu biji yang telah dikelupas kulitnya. Biji jambu yang tersebar merata dimodelkan sebagai elektron dan bulatan daging jambu yang pejal dimodelkan sebagai proton.
3. Teori Atom Rutherford

Atom bukan merupakan bola pejal, karena hampir semua partikel alfa diteruskan
Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisanatom-atom emas, maka d idalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif.
Partikel tersebut merupakan partikelyang menyusun suatu inti atom, berdasarkan fakta bahwa 1 dari 20.000 partikel alfa akan dibelokkan. Bila perbandingan 1:20.000 merupakan perbandingan diameter, maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10.000 lebih kecil daripada ukuran atom keseluruhan.
4. Teori Atom Niels Bohr

Elektron dalam atom bergerak mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu, tidak memancarkan energi. Lintasan-lintasan elektron itu disebut kulit atau tingkat energi elektron.
Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke lintasan yang lain.
Perpindahan elektron dari tingkat energi tinggi ke rendah disertai pemancaran energi. Sedang perpindahan elektron dari tingkat energi rendah ke tinggi disertai penyerapan energi.
Elektron yang bergerak pada lintasannya berada pada keadaan stasioner, artinya elektron tidak memancarkan atau menyerap energi.

Reaksi asam basa

A. PENGERTIAN ASAM DAN BASA Kata “asam” berasal dari bahasa Latin “acidus” yang berarti masam. Asam adalah zat (senyawa) yang menyebabkan r...